Cyble Attack Surface Management adalah solusi keamanan berbasis AI yang dirancang untuk membantu organisasi menemukan, memantau, dan melindungi seluruh aset digital yang terekspos ke internet. Di tengah kompleksitas infrastruktur modern, banyak perusahaan memiliki blind spot berupa aset yang tidak terdata, yang seringkali menjadi pintu masuk utama bagi serangan siber. Solusi ini menghilangkan celah tersebut dengan memberikan visibilitas menyeluruh terhadap web dan mobile apps, cloud systems, domain, email servers, IoT devices, hingga public code repositories.

Sistem ini bekerja dengan pendekatan ‘Outside-In’ dan ‘Inside-Out’, di mana platform melakukan scanning eksternal secara kontinu 24/7 untuk memetakan aset dari perspektif penyerang. Tidak hanya mendeteksi port yang terbuka atau miskonfigurasi, Cyble juga mampu mengidentifikasi Shadow IT—seperti instance cloud yang tidak terdaftar atau alat SaaS tidak resmi—sebelum sempat dieksploitasi oleh pihak tidak bertanggung jawab. Dengan integrasi Threat Intelligence yang mendalam, setiap temuan diperkaya dengan data real-time dari dark web untuk memberikan konteks ancaman yang akurat.

Implementasi solusi ini memberikan dampak nyata bagi bisnis berupa penguatan security posture yang lebih resilien dan kepatuhan terhadap regulasi ketat seperti NIS2. Dengan mengubah data mentah menjadi actionable insights, organisasi dapat memprioritaskan mitigasi risiko berdasarkan tingkat bahaya yang sebenarnya, bukan sekadar skor teknis. Hasil akhirnya adalah pengurangan risiko breach secara signifikan dan efisiensi operasional tim keamanan dalam mengelola permukaan serangan yang luas.

Fitur Utama

Mengapa Cyble Attack Surface Management?

Berbeda dengan alat ASM tradisional yang hanya menyajikan daftar kerentanan berdasarkan skor CVSS, Cyble memberikan dimensi baru dengan menunjukkan aset mana yang benar-benar sedang menjadi target penyerang. Keunggulan kompetitif utamanya terletak pada kemampuan mengintegrasikan live dark web monitoring dengan asset discovery, sehingga tim IT tidak perlu membuang waktu menangani temuan risiko rendah. Solusi ini memberikan visibilitas ‘attacker’s view’ yang sesungguhnya, memungkinkan organisasi untuk bertindak proaktif sebelum eksploitasi terjadi, bukan sekadar bereaksi setelah terjadi insiden.

Untuk Siapa?

CISO, Security Operations Center (SOC) Manager, dan IT Infrastructure Lead pada perusahaan skala enterprise atau organisasi di sektor kritikal (Keuangan, Kesehatan, Pemerintahan).

Cocok Untuk

Scroll to Top